Skip to content

Nyuklun, Ungkapan Salatiga

14 Juni 2012

Barusan Yusro, orang Kalioso yang dulunya tinggal di Jetis itu, mengucapkan “nyuklun“. Aha! Kata itu sudah lama terlupakan oleh saya, jarang saya ucapkan. Entahlah apakah orang Salatiga sekarang masih mengucapkannya.

Nyuklun berarti wagu, ora wangun, tidak pas, dan kadang juga out of date. Meskipun begitu nyuklun tidak sama dengan jelek. Dulu ketika saya masih kecil, istilah ini diterapkan untuk gaya atau penampilan seseorang.

Saya tak tahu apakah di luar Salatiga kata nyuklun juga laku. Kalau yang mengenal kata itu hanya orang Salatiga lama berarti mereka memang “nyuklun tenan“.

From → Umum

22 Komentar
  1. He he he, jangan-jangan kita termasuk generasi “nyuklun”🙂

  2. oh artinya wagu…. kok saya ga pernah dengar ya… jawa timuran tah itu paman…

    • Applausr: memang istilah lokal kayaknya. Seperti orang Purworejo dan Kutoarjo punya istilah “nggemenu” untuk “kemaki” dan “kemlinthi”. Kalau orang Yogya bilang “mbagusi”.🙂

  3. baru tau ada kata “nyuklun”😀

  4. nyuklun itu seperti kata klowor begitu mungkin ya paman?

  5. “Nyuklun” sama “culun” sami mboten mas?

  6. Didin permalink

    Benar, “nyuklun” memang ungkapan khas Salatiga. Ada satu ungkapan – tmaaf, tepatnya pisuhan – khas banget Salatiga: ndlogok (terkadang ditambahin “njaran” = “ndlogok njaran”).

  7. sarsulistyo permalink

    Istilah “nyuklun” saya denger ketika saya masih kelas 2 SD kira-kira tahun 1974, Nyuklun artinya “wagu” ora pantes (bukan jelek). Trus ada kata “mbahe sangkil”…ada yg msh inget. saya pun meski tinggal di Jogja, kalau pulang ke Solotigo masih suka menggunakan istilah: wagu, Nyuklun”, “nggembelo (kemlinti/sok jagoan). Terus konco-konco ada yg msh inget nama “Darsono Kencet” itu loh, preman terkenal solotigo tahun 70 an (saya denger Darsono Kencet ketika kelas 3 SD thn 1975). Darsono Kencet dulu org PDI, terus ikut GOLKAR ketika kampanye thn 1977.
    Saya jg teringat, ketika kecil kalo mengatakan “SEMBIR” dimarahi sama alm. ibu Saya, karena Sembir itu adalah lokalisasi pd jaman itu (apa skrg msh jd tempat lokalisasi di salatiga?)

  8. Kalau preman salatiga masa sekarang tidak lagi kayak darsono kencet yang kakinya kena polio, atas kayak trimo yg pendek tapi kemana mana mbawa klewang. Tapi preman sekarang pakai dasi dan ora nyuklun.

    • Serdadu: karena mereka preman partai?🙂

      • He he he, mudah2 an pada pemilu 2014 nanti, warga salatiga sudah bertambah cerdas, artinya tidak memilih preman2 berdasi untuk duduk di DPRD.

      • Serdadu: semoga saja.😀

  9. heru permalink

    …ya Darsono Kencet dulunya PNI, trus PDI,… dia adiknya Ani Marsudi yg pernah jadi penyiar RSPD…

  10. Budi Gondrong permalink

    Satu lagi, istilah solotigonan : NDHITHING….artinya kalo ga salah penampilan yang perlente, cakep dan gaul…( ndak iyo…) Contohnya : arep neng di Mas, kok ndhithing men….?

    • Budi: Ya, ndhiting. Necis, perlente. Kalo gak salah itu pengaruh dari Semarang.🙂

  11. tosan permalink

    mas antyo…ono omongan khas solotigo sing wis suwe ra krungu meneh saiki : SEMANG, conto: wingi penak… SEMANG koe ra melu.., SEMANG omah mu adoh ( kemaren enak, salah sendiri kamu ga ikut, salah sendiri rumahmu jauh )
    ononeh mas : BATONAN, conto : awak dewe BATONAN wae gen rodo enteng ( kita tumpukan aja modalnya , biar rada ringan )

    • eko rusmadi permalink

      iya mas tosan….. ingat saya…BATONAN artinya urunan ya?

  12. heru permalink

    ada lg istilah lain ” NYAKRAK ” artinya keliatan ganteng gagah enak di liat, contoh.: anake mbh sangkil kae saiki NYAKRAK men.

    hehehee…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: