Skip to content

Dobol dan Konyolnya Wong Salatiga

24 Agustus 2010

Dulu, waktu kecil, saya bingung saat mendapati tulisan di majalah. Ada orang mati konyol. Saya pikir dia, entah siapa itu, mati dengan perasaan mendongkol, atau mengkal, atau jengkel.

Sebagai anak Salatiga saya kadung menerima “konyol” dalam arti jengkel. Sebelum berita itu Bapak saya (yang orang Yogya), sering mengoreksi kalau saya bilang “konyol” dengan, “Anyel apa konyol?

Menurut KBBI Daring, konyol berarti “[1] tidak sopan; kurang ajar; [2] agak gila; kurang akal; [3] tidak berguna; sia-sia.” Mati konyol merujuk pada arti ketiga. Hati (yang) konyol? Mungkin arti kedua.😀

Ngonyolké ya berarti nganyel(a)ké. Kalau “konyolan“? Ya berarti sifat orang yang mudah kesal.

Orang Salatiga memang punya peristilahan sendiri, yang dalam beberapa hal merujuk ke Semarang. Maka meskipun tahu artinya, orang Salatiga jarang menggunakan “njelèhi” — dari kata “jelèh” (bosan, jemu) — untuk menyebut sesuatu yang tak menarik, tapi kelasnya di bawah “nganyel(a)ké“. Lebih enak, itu tadi, “ngonyolké“.

Apalagi yang Nyalatigani? Kata “dobol“. Ini juga merujuk ke Semarang. Dobol bisa berarti anus, yang berlaku untuk manusia maupun satwa (mamalia: dobol jaran; unggas: dobol pitik). Dalam arti yang lain dobol juga berarti dobos (baca: ndobos), yaitu membual. Untuk menyangatkan jadilah “dobil“.😀

Kalau mau lebih ringkas, dobol dalam arti anus maupun membual cukup disingkat “bol“. Nah, pada tahun tujuh puluhan muncul istilah “bol kura” (baca: bol kuro). Artinya ya dobosan yang kelewatan.

Kalau bol jaran? Ini juga berarti nama salah satu jajanan pasar. Umumnya orang Jawa pernah mendengar nama ini. Memberi nama makanan kok nggilani.

Tapi di tempat lain, dobol juga bisa berarti jebol. Lho?

© Hak cipta foto tidak diketahui

From → Umum

21 Komentar
  1. Kenapa kok nama jajan ada yang nggilani gitu yak.. Padahal kuenya (carabikang) kan cantik gitu.. Semasa kecil saya sempat heran waktu ada kerabat Simbah yang asal Malang menyebut kue gandasturi itu “k****l kambing”.. Wah…

  2. kalo idustalen opo ya?🙂

  3. bani permalink

    wkakakkakaa…dobol kuro…

    mbahmu kipeeerrrr….

  4. Nakasaki permalink

    Idustalen : tai wedus duntalen (tai kambing telanlah)

  5. Ada juga yang namanya jambu bol.
    Kurang tahu kenapa, mungkin karena bagian bawahnya mirip bol😀

  6. Lha nek ‘Jadah Turuk Bintul ‘ tahu ndak ?

  7. ya ampun.. sumpah jadul bangeettt…

  8. sarJo permalink

    nek jajan tai kucing enek po ra? ning suroboyo akeh mas/mbak

  9. basuto permalink

    memang wong Jowo….. okeh sing edan…. mulo aku saiki nang sumantra nggak bangga dadi wong Jowo sebabe JOWO iku singkatan soko nguJO hoWO…. wis akeh banget kekarepane lan nggak ono sing pasti….

  10. Walah pakde mbok crita wae tentang salatiga jaman mbiyen, kanggo tamba kangen. Ora susah crita sing mambu rasialis.

  11. ichsanarmstrong permalink

    .kata “bol” mengandung bnyk arti lo, malah kalo diucapin ke teman sebaya bikin ketawa.
    asal jangan diucapin ke guru/dosen! bisa bisa disawat bangku😀

  12. bilang waah gitu terus crita itu juga gxx jeLAs

  13. hehe itulah keragaman suku kita, yah maklumi aj..

  14. Hendro permalink

    Jaman saya bohong itu disebut nggedebus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: