Skip to content

Gedung Pertunjukan, dari UC sampai Makutarama (Lama)

29 Oktober 2008

Manakah gedung yang layak untuk pertunjukan, bukan hanya untuk mantenan? Ternyata terbatas juga. Maklumlah kota kecil.

Dulu, sampai 1970, yang jadi andalan hanyalah Makutarama di Jalan Sudirman (dekat Reksa). Di gedung milik tentara itu aneka pertunjukan digelar, dari wayang orang, band (tapi gig Koes Plus, 1972, di lapangan basket SMEA Negeri Jalan Ahmad Yani), sampai kungfu dari Hongkong (atau Taiwan?).

Kemudian pada 1970 Salatiga punya gedung yang representatif, milik UKSW. Namanya University Center. Khalayakya menyebutnya secara kuminggris: “yu-si”. Gedung itu dibangun dengan biaya dari Yayasan Henry Luce (Luce adalah pendiri majalah Time). Kok bisa?

Kata orang-orang yang tahu, suatu malam ketika ada malam kesenian di Gedung B, seorang wanita bule kasihan melihat warga menonton dari luar melalui kaca jendela dan kaca intu. Dia mencari sponsor agar ada gedung yang bisa menyediakan tempat untuk masyarakat dari luar kampus. Dan jadilah UC yang kemudian bernama Balairung UKSW. Tentu cerita ini harus dicek kebenarannya. Tapi seingat saya, di UC ada prasasti peresmian yang menyebut Henry Luce.

Selain UC dan Makutarama (sebelum digusur lalu pindah ke Ngebul, Jalan Veteran), gedung buat pertunjukan adalah Aula PLN di Buksuling dan Sanggar Pramuka (eks-kampus Chung Hwa Chung Hwi). Adapun Gedung Kong Shu (Jalan Pemotongan), saya tak tahu apakah pernah dipakai buat hiburan. Yang saya tahu, sebelum tempat itu jadi tempat latihan bela diri (Kempo), dulunya untuk rumah tahanan politik orang-orang yang dianggap sebagai PKI.

Gedung lain? Tentu GPD, sebelah Hotel Kaloka, sehalaman dengan stasiun RSPD. Gedung ini sempat menjadi Salatiga Theater, yang pada awal operasinya sempat dihebohkan oleh ular bawaan penonton di tengah pertunjukan.

From → Nostalgia

3 Komentar
  1. heru permalink

    …bicara soal RSPD, dulu stasiunnya ada di jl. Sukowati antara klenthen & warung ronde, di lantai dua,… Dulu kalo gak salah ada 3 (?) stasiun radio di Salatiga,… satunya di Jl Johar (Radio Kartika (?)),… satu lagi punya tentara, di dekat penjara (Jl. Diponegoro),… itu semua sebelum ada Radio Leonard & Radio Zenith….

  2. heru permalink

    ..o, ya,… gedung pertemuan yg di,…..,…di….. belakang rumah dr. Hariyadi jl. Diponegoro,… (…nama jalannya lupa,….)… belum ada ya ?….. o, ya Gedung Sinode,… itu baru ya….

  3. Totok ORX permalink

    Gedung Khong Shu terlalu kecil utk pertunjukan, memang betul itu tempat latihan Kempo dan satu lagi tempat latihan Karate Lemkari, dengan tokoh2nya Purwanto, Ucok, Happy, Budi Purwoko (Kokok), Bawang (Bambang Pamularsih)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: